Diskon besar di banyak kategori produk.
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Apa Anak Anda Sering Bertingkah dan Susah Diajak Kooperatif? Ajari Anak untuk Kooperatif Dengan Tips Berikut Yuk!

Anak – anak usia 3 hingga 5 tahun memang masih belum mampu untuk membedakan mana tindakan yang baik dan buruk. Seringkali mereka berbuat pusing dengan semua masalah – masalah yang dibuatnya seperti membuat mainan berserakan di seluruh rumah, berebut mainan, hingga menggambar di seluruh dinding rumah. Tentunya sebagai orang tua harus ekstra sabar, akan lebih baik lagi jika mengajarkan anak untuk berperilaku kooperatif agar anda dan anak sama – sama mendapat keuntungan. Untuk membuat anak bisa berperilaku kooperatif, kita perlu membantu mereka memahami bagaimana permintaan dan aturan yang kita buat sebenarnya memberikan dampak baik untuk semua orang.

Contoh berikut menunjukkan bagaimana perilaku kooperatif tumbuh selama tiga tahun pertama pada kehidupan anak anda:

  1. Anak usia 3 bulan bangun dan mulai menangis minta susu.

Ibunya, yang baru saja meletakkan makanan terakhir di mesin pencuci piring, berkata, “Aku akan bersamamu dalam satu menit, sayang. Aku tahu kamu lapar. ” Bayi itu menjadi sedikit tenang sambil mengisap jarinya. Bayi ini belajar bahwa meskipun terkadang dia perlu menunggu sebentar, kebutuhannya tetap akan terpenuhi.

  1. Dua anak usia 30 bulan berebut sekop merah terang yang ada di kotak pasir.

Perebutan sekop pun dimulai. Sambil menangis, masing-masing berebut sekop sambil berkata : “Milikku!”. Sang ibu dari salah satu anak masuk dan dengan lembut memisahkan keduanya, menyerahkan sekop merah ke anaknya dan buldoser plastik ke anak yang lain. Dia menunjukkan kepada mereka bagaimana seseorang dapat bermain pasir walau memakai mainan yang berbeda. Anak-anak ini belajar bagaimana menyelesaikan konflik, mengatasi kekecewaan, dan membangun hubungan melalui permainan kooperatif.

Nah, bagaimana? Pasti sudah paham perilaku kooperatif sebenarnya sangat membantu lho. Orang tua bisa lebih tenang dan anak pun memiliki kebiasaan baik yang dapat diterapkan dimanapun dan kapanpun.

Memang butuh dibiasakan dan akan sulit dalam penerapannya. Tapi jangan menyerah dan tetap mencoba tidak ada salahnya juga. Tanpa berlama – lama yuk simak tips untuk membantu anak anda berperilaku kooperatif.

Anak yang KooperatifMelalui Permainan

Anak yang Kooperatif - Melalui Permainan
Anak yang Kooperatif – Melalui Permainan

Antara usia 6 dan 9 bulan, bayi dapat mulai melakukan interaksi timbal – balik. Mereka juga belajar meniru. Saat anda menempatkan satu mainan ke dalam box, beri dia waktu untuk meniru anda. Setelah memastikan anak meniru tindakan anda, masukkan mainan lagi ke dalam box secara bergiliran lalu buang ke luar box. Seiring berkembangnya usia anak. Maka tingkatkan level permainannya. Berikan permainan yang sekaligus dapat menjadi suatu kebiasaan anak. Dengan begitu tanpa anak sadari tindakannya dapat membantu pekerjaan anda sebagai orang tua. Contohnya seperti jika sudah waktunya untuk membersihkan mainan, buat permainan siapa yang cepat meletakkan kembali mainan di box akan mendapat bintang. Jika memiliki 5 bintang akan mendapat hadiah. Pengalaman-pengalaman ini merupakan kesempatan baginya untuk merasakan kenikmatan dalam mencapai sesuatu sebagai sebuah tim.

Anak yang Kooperatif Jelaskan Alasan Anda untuk Batasan dan Permintaan

Anak yang Kooperatif - Jelaskan Alasan Anda untuk Batasan dan Permintaan
Anak yang Kooperatif – Jelaskan Alasan Anda untuk Batasan dan Permintaan

Pada usia 3 tahun, kebanyakan anak menggunakan dan memahami bahasa dengan cukup baik untuk menangani penjelasan sederhana. Jelaskan kepada anak anda alasan untuk memberikan suatu batasan dan permintaan kepadanya. Anda harus pintar dalam mengambil perhatian dan memberikan pemahaman dengan cara yang sederhana. Hanya beberapa kalimat yang mudah dimengerti sehingga anak bisa paham sepenuhnya. Tunjukkan bagaimana aturan yang dibuat sesungguhnya menguntungkan bagi seluruh anggota keluarga.

Contohnya,”Sayang. Jangan berlarian di dalam rumah. Berlari, melompat atau bersepeda lebih baik dilakukan di luar rumah karena akan lebih leluasa dibandingkan di dalam rumah. Dengan begitu bisa lebih puas bermainnya. Iya, kan?” Ini akan memberikan pengetahuan kepada anak kalau melakukan kegiatan aktif sebaiknya saat di luar rumah dan di tempat yang luas. Anda dapat menyelamatkan barang – barang di rumah dari kemungkinan pecah atau semacamnya. Selain itu, anak juga dapat lebih bereksplor dengan sekitar dan bertemu dengan teman – teman sebayanya.

Sedangkan untuk permintaan contohnya, “Bila sudah memakai barang, kembalikan ke tempat semula ya. Pasti nanti tidak ada barang yang hilang ataupun lupa meletakkannya.”

Anak yang Kooperatif – Luangkan Waktu untuk Memecahkan Masalah

Anak yang Kooperatif - Luangkan Waktu untuk Memecahkan Masalah
Anak yang Kooperatif – Luangkan Waktu untuk Memecahkan Masalah

Sebagai orang tua, anda dapat membantu anak menemukan solusi untuk dilema sehari-hari dan mendorong perilaku anak yang kooperatif pada saat yang sama. Anak sering melakukan suatu hal karena ketidaktahuan akan akibat dari perilakunya tadi. Untuk itu berikan pilihan lain dalam pemecahan masalahnya. Berikut adalah langkah-langkah untuk mencoba membantu anda mengajarkan keterampilan pemecahan masalah kepada anak :

Katakan masalahnya. “Kamu ingin menggambar di dinding tapi ibu bilang tidak.”

Tanyakan pertanyaan. “Di mana lagi kamu bisa menggambar?”

Coba solusi. Tawarkan dua opsi, keduanya dapat Anda terima — mungkin kertas atau kotak karton. Jika dia bersikeras ingin menggambar di lemari es, tetapkan batasnya. “Ibu akan menyimpan krayonnya sampai kita setuju tempat untuk menggambar.”

Kemudian arahkan kembali. Sebagian besar anak kecil membutuhkan bantuan menemukan cara yang dapat diterima untuk menyalurkan hasrat mereka. Sehingga sebagai orang tua mengajarkan anak hal baik tanpa perlu marah – marah adalah hal yang luar biasa. Kemampuan dalam membujuk anak sangat diperlukan untuk bisa mengontrol semua hal di rumah agar tidak sampai berantakan. “Kamu bisa meletakkan huruf magnet di lemari es. Ibu juga punya yang berbentuk hewan lho. Lebih seru daripada krayon bukan?”

Anak yang Kooperatif – Lakukan Pekerjaan Rumah Bersama Mulai dari Usia Dini

Anak yang Kooperatif - Lakukan Pekerjaan Rumah Bersama Mulai dari Usia Dini
Anak yang Kooperatif – Lakukan Pekerjaan Rumah Bersama Mulai dari Usia Dini

Biarkan anak Anda tumbuh dengan merasakan manfaat dari sifat kooperatif. Bersama-sama Anda dapat mengatur meja, membersihkan mainan, atau mencuci mobil. Tunjukkan keuntungan dari sifat kooperatif seperti “Lihat seberapa cepat kita mengatur meja. Sekarang kita punya waktu untuk menonton tv sebelum makan malam. ”

“Wah, menyenangkan mencuci sepeda bersama kakak. Sepedanya lebih berkilau dan lebih bersih.”

Anak yang Kooperatif – Berikan Pujian Untuk Upaya Kerja Sama

Anak yang Kooperatif - Berikan Pujian Untuk Upaya Kerja Sama
Anak yang Kooperatif – Berikan Pujian Untuk Upaya Kerja Sama

Tunjukkan mengapa dan bagaimana kontribusi mereka penting. Ini membantu mereka mengenali dan menghargai keterampilan mereka. “Senangnya anak ibu bisa melipat baju sendiri. Jadi ibu bisa memasak sekarang, ibu akan memasak makanan kesukaan anak ibu yang cantik.”

Anak yang Kooperatif – Tawarkan Saran, Bukan Perintah

Anak yang Kooperatif - Tawarkan Saran, Bukan Perintah
Anak yang Kooperatif – Tawarkan Saran, Bukan Perintah

Perintah sering kali menimbulkan perlawanan. Karena pada dasarnya anak tidak suka diperintah. Jadi cobalah mengubahnya menjadi saran untuk melakukan sesuatu. Contohnya “Hari ini dingin jadi kamu harus memakai jaket. Apa kamu membutuhkan bantuan untuk memakainya, atau kamu pakai sendiri?” Hal ini dapat memberikan kemungkinan akan menghasilkan respons yang lebih baik daripada mengatakan, “Pakai jaketmu”.

Beberapa tips di atas bisa menjadi referensi untuk mendidik anak menjadi lebih kooperatif dan juga mengubah perilakunya semakin baik. Bila anda merasa tips ini bermanfaat, bisa anda bagikan kepada teman – teman anda. Jangan lupa tinggalkan komentar anda dan selamat mencoba.

Leave a response

telah membeli
45 menit lalu