Diskon besar di banyak kategori produk.
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Khawatir dengan Perubahan Sikap Anak yang Menjadi Introvert? Lakukan Hal ini untuk Membuatnya Lebih Open up Mom!

Ingatkah anda ketika anak anda masih balita mereka tidak pernah berhenti berbicara dan bertanya? Ada hari-hari di mana anda mungkin berharap bisa memakai penutup telinga, hanya untuk mendapatkan sedikit kedamaian dan ketenangan. Kemudian, hampir dalam semalam, tiba-tiba anak anda menjadi pendiam lalu lama kelamaan menjadi introvert.

Selamat datang di masa peralihan dari anak-anak ke remaja. Perilaku yang umumnya terjadi pada remaja. Sesi curhat dengan Ibu mungkin merupakan hal terakhir dalam pikirannya.

Namun, kabar baiknya adalah anda dapat memulai percakapan lagi. Cobalah untuk mengubah cara bertanya yang bisa membuat anak menjadi lebih nyaman untuk berbicara. Berikut tips yang bisa moms ikuti :

Tips Pertama – Anak Introvert

anak introvert (2)
anak introvert (2)

Seorang ibu pasti pernah seperti ini “Saya pikir anak saya cemas dan stres, tapi dia tidak mau mengatakan apa yang mengganggunya. Saya tidak tahu apakah itu masalah sekolah atau teman atau sesuatu yang lain.”

Bayangkan bagaimana rasanya anak anda berkata, “Hai, Bu. Saya mulai memiliki perasaan terhadap perempuan. Bisakah kita mengobrol?” Kemungkinan anak berkata seperti itu sangatlah jarang. Mungkin dipikirannya hal itu menakutkan atau memalukan baginya untuk diutarakan. Cobalah membuat permainan tanya jawab yang fun sehingga membuatnya nyaman untuk menjawabnya.

Buka dengan sesuatu seperti, ‘Wajah kamu terlihat kesal. Apakah kamu ingin aku mencoba menebak apa yang mengganggumu?’

Anda juga bisa bertanya apakah dia ingin menulis catatan untuk anda baca — sebelum atau setelah pergi ke tempat tidur. Atau cara lain yang membuat anak anda merasa nyaman untuk mengungkapkan masalah atau hal apapun yang telah terjadi padanya. Jika dia belum siap untuk berbicara, beritahu dia bahwa anda akan selalu siap mendengarkan dan membantunya.

Terkadang pendekatan tidak langsung justru dapat membuahkan hasil yang lebih baik. Saat anda berkumpul dengan anak-anak anda dan dia merasa nyaman, tahan keinginan untuk menyelidiki. Mulai dengan sedikit basa-basi. Ajukan pertanyaan seperti, “Hei, jika kamu diwawancarai oleh seorang reporter, apa yang akan kamu katakan kepadanya tentang hal terbaik yang kamu alami dalam seminggu ini? Dan apa kejadian yang terburuk?”. Atau seperti ini,

“Jika jin memberi kamu tiga permintaan sekarang, apakah itu? Dan jika jin dapat menghapus tiga hal yang benar-benar membuat kamu khawatir, apakah itu?”

Tips Kedua – Anak Introvert

anak introvert (3)
anak introvert (3)

Terkadang ibu pernah merasa “Anakku tidak pernah banyak bicara. Bahkan aku tidak bisa mengetahui apa yang dipikirannya. Sangat menyedihkan.”

Ini merupakan sarkasme untuk anak anda. Beberapa orang tua mempunyai cara penyampaian yang blak-blakan sesuai isi hatinya. Tapi belum tentu anaknya juga seperti itu.

Anda juga bisa menggunakan cara mendekati anak dengan melakukan kegiatan bersama. Bermain game, menonton kartun atau membaca komik semua kegiatan yang disukai anak anda. Dengan begitu anda bisa menyelipkan pertanyaan jebakan yang tidak dia sadari. Sneaky? Mungkin, tetapi juga penuh kasih, karena anda menemukan kesamaan dengan anak anda.

Ingatlah untuk membiarkan anak anda memulai percakapan — dan kemudian mendengarkan tanpa menghakimi atau langsung menawarkan nasihat. Bahkan jika anak anda mengeluh tentang teman atau sekolahnya, jangan remehkan apa yang dia katakan atau coba bicarakan tentang perasaannya. Intinya adalah memberitahu dia bahwa anda benar-benar mengerti apa yang ingin dia katakan.

Tips Ketiga – Anak Introvert

anak introvert (4)
anak introvert (4)

“Saya pikir anak saya berbohong — atau setidaknya menghindari kebenaran — tentang hal-hal yang dia lakukan. Bagaimana saya bisa membuatnya membicarakan hal itu?” Rata-rata orang tua kebanyakan pernah mengalaminya.

Pertama, mari kita selesaikan hal ini : Hanya karena anak Anda mungkin berbohong sekarang, bukan berarti dia tidak memiliki karakter moral atau berada di jalur kriminal. Siapa yang tidak pernah berbohong? Siapa yang tidak membumbui atau mengatur ulang kebenaran pada satu waktu atau lainnya?.

Dan anak-anak sering berbohong karena mereka berharap apa yang mereka katakan dapat benar-benar menjadi kenyataan. Atau mereka takut bagaimana anda akan bereaksi. Anak anda tidak akan mengaku jika dia tahu dia akan mendapat masalah besar atau anda mungkin akan marah dan berubah menjadi Hulk.

Katakanlah anda curiga bahwa putra anda sedang bermain game online alih-alih mengerjakan tugas saat dia berada di rumah teman. Sebelum anda mulai membicarakan ini, pilihlah waktu dan tempat yang tepat. Misalnya, jangan langsung menyerangnya saat dia baru saja pulang sekolah atau saat sebelum tidur. Dia membutuhkan saat-saat itu untuk bersantai.

Biarkan anak anda tahu langsung mengapa anda curiga daripada mengajukan pertanyaan jebakan. Misalnya: “Aku khawatir kamu melakukan hal lain, seperti membuka sosial media atau bermain game online, padahal kamu seharusnya belajar dengan Jack.” Saat anda mulai mendapatkan jawaban yang sebenarnya, tarik napas dalam-dalam. Ini adalah saat ketika anda harus mengajukan pertanyaan dan mendengarkan daripada berbicara atau memberi ceramah: “Apakah menurut kamu bermain sosial media tersebut adalah cara terbaik untuk menggunakan waktu? Lalu bagaimana dengan tugas sekolah kamu?”

Ingat, anak anda sekarang perlu bantuan untuk memecahkan beberapa masalahnya sendiri — dan bukan sekedar mendapat hukuman dan peringatan keras dari anda.

Tips Keempat – Anak Introvert

anak introvert (5)
anak introvert (5)

“Yang ingin saya tahu adalah bagaimana sekolah kamu. Tapi kamu hanya memberikan jawaban singkat.”

Semua anak membutuhkan waktu istirahat setelah hari yang intens untuk belajar dan menjalani kehidupan sosialnya. Pikirkan tentang perasaan anda setelah hari yang melelahkan. Tidakkah anda lebih suka melepaskan sepatu anda dan bersantai sebelum memberi pasangan anda sesi curhat tentang apa yang terjadi di tempat kerja?.

Daripada menginterogasi anak anda, cobalah mengucapkan ‘Hai! Selamat datang di rumah! Ibu ingin mendengar tentang hari-hari kamu selama seminggu ini. Tapi jika tidak ingin bicara sekarang, kamu bisa kapan pun berbicara dengan ibu'”. Anak anda mungkin memilih untuk berbicara dengan anda nanti, atau mungkin tidak — dan itu juga tidak masalah. Beberapa anak tidak merasa perlu membicarakan segalanya dengan anda. Sebaliknya, mereka menggunakan waktu untuk membiarkan pikirannya menciptakan solusi mereka sendiri. Itu tandanya mereka telah tumbuh menjadi lebih dewasa.

Tetapi jika anak anda hanya membutuhkan bantuan untuk memulai percakapan, coba ajukan pertanyaan yang lebih spesifik dan terbuka seperti,

“Apa yang kamu kerjakan di kelas seni hari ini?”

“Apa yang sebenarnya dilakukan anak-anak saat istirahat?”

“Apakah ada yang mendapat masalah atau melakukan sesuatu yang lucu hari ini?”

“Apa hal terburuk tentang hari ini dan apa yang terbaik?”

Beri anak anda waktu untuk menjawab. Beberapa anak perlu merenungkan pertanyaan itu selama beberapa menit sebelum memutuskan apa yang akan dia bagikan kepada anda. Triknya adalah jangan memaksakan diri : Jika anda mengajukan beberapa pertanyaan untuk menunjukkan bahwa anda tertarik dan kemudian tetap bersabar, anda mungkin mendapatkan jawaban — dalam 15 menit. Atau paling lama satu jam siapa yang tahu hahaha.

Tips Kelima – Anak Introvert

anak introvert (6)
anak introvert (6)

“Nilainya anjlok dan dia tampak sangat tidak bahagia setiap hari sepulang sekolah. Saya bertanya kenapa, tapi dia tidak menjawab.” Seringkali ditemukan masalah seperti ini. Jika anda juga pernah mencoba berbicara dengan anak anda tetapi tidak berhasil, mungkin inilah saatnya untuk menghubungi sekolah. Anda mungkin mendapatkan beberapa informasi baru yang mempermudah anda memulai percakapan di rumah.

Mungkin ada alasan lain untuk ketidakbahagiaan yang sulit diungkapkan oleh anak-anak seperti; pembully-an, teman yang berubah-ubah, rasa malu di kelas olahraga. Guru anak anda mungkin memiliki wawasan tentang semua hal ini; perspektif baru mungkin adalah sesuatu yang anda butuhkan untuk membantu memahami masalah anak.

Tips Keenam – Anak Introvert

anak introvert (7)
anak introvert (7)

“Aku tidak tahu mengapa dia tidak berbicara denganku — dia hanya berbicara lebih sedikit daripada biasanya.”

Putra anda biasanya memberitahu anda tentang segala hal, mulai dari pertengkaran anak-anak tetangga hingga genre musik terbaru. Sekarang dia hanya memutar matanya dan berkata, “Bu, kamu sama sekali tidak mengerti.” Sebenarnya, anak-anak seusia ini tidak menarik diri dari anda. Hanya saja mereka semakin dekat dengan teman-teman mereka. Khususnya para remaja sangat sensitif tentang apa yang dipikirkan teman-temannya tentang mereka dan bagaimana mereka menyesuaikan diri, sehingga mungkin mendapatkan lebih banyak perhatian daripada keluarga saat ini.

Coba cara alternatif ini : Mobil jemputan. Tawarkan untuk mengantar anak anda dan teman-temannya ke suatu tempat, lalu membaurlah dan pura-pura fokus menyetir.

Anda akan mendengar hampir semua hal yang ingin anda ketahui : siapa yang berkencan dan siapa yang mendapat masalah. Anak-anak akan melupakan anda yang berada di sana.

Satu hal lagi : Perhatikan saat-saat yang jarang terjadi ketika anak anda tiba-tiba mencoba dekat dengan anda. Jika dia dulu suka pergi sarapan diluar dengan anda dan akhir-akhir ini menolak untuk pergi, amati tingkahnya. Mungkin saja dia sedang ada masalah dan mencoba menarik perhatian anda.

Sekian tips-tips yang bisa menjadi inspirasi anda sebagai ibu sekaligus orang tua dalam menghadapi kekhawatiran kepada anak. Selamat mencoba!

Leave a response

telah membeli
45 menit lalu